Kekeringan Landa Tanah Pelungguh di Kalurahan Margosari, Petani Terancam Gagal Panen

17 September 2026
ELIYANA
Dibaca 14 Kali

MARGOSARI - Musim kemarau panjang yang melanda wilayah Kulon Progo dalam beberapa pekan terakhir mulai berdampak serius pada lahan pertanian di Kalurahan Margosari, Kapanewon Pengasih. Sejumlah petak tanah pelungguh atau tanah kas desa yang diperuntukkan bagi pamong kalurahan dilaporkan mengalami kekeringan parah dan retak-retak, sehingga tidak dapat diolah secara maksimal.

Berdasarkan pantauan di lapangan, kondisi paling terdampak berada di wilayah Bulak Sawah Kalurahan Margosari. Lahan yang biasanya mengandalkan pengairan dari Sungai Serang dan sistem irigasi tadah hujan kini mengering total. Para penggarap tanah pelungguh mengaku kesulitan mengairi sawah karena debit air irigasi menurun drastis, bahkan beberapa saluran sudah tidak mengalir sama sekali.

Warga dan penggarap berharap adanya solusi jangka pendek dan jangka panjang agar kekeringan serupa tidak terus berulang setiap musim kemarau. Selain bantuan air, warga mengusulkan normalisasi saluran irigasi dan pembuatan sumur pantek di sekitar bulak sebagai cadangan air. Pemerintah kalurahan mengimbau warga untuk bijak menggunakan air dan menjaga kebersihan saluran irigasi agar distribusi air tetap merata.